Dampak Broken Home Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsekuensi dari situasi keluarga broken home terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumen...
Saved in:
Main Authors: | , , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | English |
Published: |
Universitas Muhammadiyah Metro
2024-12-01
|
Series: | Jurnal Kajian Anak |
Subjects: | |
Online Access: | https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/sanak/article/view/6492 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsekuensi dari situasi keluarga broken home terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik data kondensasi, data display, serta verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi, member check, focus group discussion dan diskusi dengan sesama peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk keluarga broken home disebabkan oleh perceraian orang tua, kecemburuan terhadap pasangan, dan masalah ekonomi. Dampaknya terhadap anak usia 5-6 tahun meliputi penurunan interaksi sosial, kekurangan rasa percaya diri, dan peningkatan aktivitas fisik yang tinggi. |
---|---|
ISSN: | 2686-5343 2715-7989 |