Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International

Greenpeace Indonesia saat ini menyoroti Wilmar Internasional sebagai pelaku deforestasi. Greenpeace Indonesia menekan Wilmar International untuk berkomitmen mengimplementasikan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) mereka lewat pembentukan jaringan advokasi transnasional guna m...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Muhammad Arief Virgy, Yusa Djuyandi, Wawan Budi Darmawan
Format: Article
Language:English
Published: Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Bangka Belitung 2020-01-01
Series:Journal of Political Issues
Subjects:
Online Access:https://jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/9
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1841543703444848640
author Muhammad Arief Virgy
Yusa Djuyandi
Wawan Budi Darmawan
author_facet Muhammad Arief Virgy
Yusa Djuyandi
Wawan Budi Darmawan
author_sort Muhammad Arief Virgy
collection DOAJ
description Greenpeace Indonesia saat ini menyoroti Wilmar Internasional sebagai pelaku deforestasi. Greenpeace Indonesia menekan Wilmar International untuk berkomitmen mengimplementasikan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) mereka lewat pembentukan jaringan advokasi transnasional guna membuat powernya cukup untuk menekan Wilmar International. Lewat metode tersebut, Greenpeace Indonesia berhasil membuat Wilmar International terdesak dan merubah perilakunya. Penelitian ini menganalisis bagaimana strategi Greenpeace Indonesia dalam membentuk jaringan advokasi transnasional hingga jaringan tersebut menekan dan memantau perilaku aktor target melalui teori Transnational Advocacy Network Keck & Sikkink. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data berasal dari data primer dan sekunder serta pengumpulan data melalui studi kepustakaan dari buku, jurnal dan artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Greenpeace Indonesia sangat optimal dalam melakukan strategi Information Politics dan Leverage Politics. Greenpeace Indonesia memiliki metode yang kreatif dan konfrontatif dalam mengimplementasikan strategi Symbolic Politics. Tetapi kelemahan dari strategi ini yaitu Greenpeace Indonesia terkesan eksklusif dalam melakukan aksi-aksinya oleh NGO lingkungan lain khususnya NGO lingkungan yang basisnya domestik. Kelemahan dari empat strategi ini yaitu Accountability Politics dimana Greenpeace Indonesia tidak memiliki komitmen dari Wilmar International yang memiliki kekuatan hukum mengikat sehingga Greenpeace Indonesia hanya mengandalkan tekanan publik dalam menekan Wilmar International guna berkomitmen menjalankan kebijakan NDPE.
format Article
id doaj-art-86f68a99b49c4fc08e007306f756a2b6
institution Kabale University
issn 2685-7766
language English
publishDate 2020-01-01
publisher Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Bangka Belitung
record_format Article
series Journal of Political Issues
spelling doaj-art-86f68a99b49c4fc08e007306f756a2b62025-01-13T07:16:30ZengProgram Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Bangka BelitungJournal of Political Issues2685-77662020-01-0112749110.33019/jpi.v1i2.99Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar InternationalMuhammad Arief Virgy0Yusa Djuyandi1Wawan Budi Darmawan2Universitas PadjadjaranUniversitas PadjadjaranUniversitas PadjadjaranGreenpeace Indonesia saat ini menyoroti Wilmar Internasional sebagai pelaku deforestasi. Greenpeace Indonesia menekan Wilmar International untuk berkomitmen mengimplementasikan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) mereka lewat pembentukan jaringan advokasi transnasional guna membuat powernya cukup untuk menekan Wilmar International. Lewat metode tersebut, Greenpeace Indonesia berhasil membuat Wilmar International terdesak dan merubah perilakunya. Penelitian ini menganalisis bagaimana strategi Greenpeace Indonesia dalam membentuk jaringan advokasi transnasional hingga jaringan tersebut menekan dan memantau perilaku aktor target melalui teori Transnational Advocacy Network Keck & Sikkink. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data berasal dari data primer dan sekunder serta pengumpulan data melalui studi kepustakaan dari buku, jurnal dan artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Greenpeace Indonesia sangat optimal dalam melakukan strategi Information Politics dan Leverage Politics. Greenpeace Indonesia memiliki metode yang kreatif dan konfrontatif dalam mengimplementasikan strategi Symbolic Politics. Tetapi kelemahan dari strategi ini yaitu Greenpeace Indonesia terkesan eksklusif dalam melakukan aksi-aksinya oleh NGO lingkungan lain khususnya NGO lingkungan yang basisnya domestik. Kelemahan dari empat strategi ini yaitu Accountability Politics dimana Greenpeace Indonesia tidak memiliki komitmen dari Wilmar International yang memiliki kekuatan hukum mengikat sehingga Greenpeace Indonesia hanya mengandalkan tekanan publik dalam menekan Wilmar International guna berkomitmen menjalankan kebijakan NDPE.https://jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/9deforestasikelapa sawitgreenpeace indonesiawilmar internationaljaringan advokasitransnasional
spellingShingle Muhammad Arief Virgy
Yusa Djuyandi
Wawan Budi Darmawan
Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International
Journal of Political Issues
deforestasi
kelapa sawit
greenpeace indonesia
wilmar international
jaringan advokasi
transnasional
title Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International
title_full Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International
title_fullStr Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International
title_full_unstemmed Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International
title_short Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Indonesia Terkait Isu Deforestasi Hutan Indonesia oleh Wilmar International
title_sort strategi jaringan advokasi transnasional greenpeace indonesia terkait isu deforestasi hutan indonesia oleh wilmar international
topic deforestasi
kelapa sawit
greenpeace indonesia
wilmar international
jaringan advokasi
transnasional
url https://jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/9
work_keys_str_mv AT muhammadariefvirgy strategijaringanadvokasitransnasionalgreenpeaceindonesiaterkaitisudeforestasihutanindonesiaolehwilmarinternational
AT yusadjuyandi strategijaringanadvokasitransnasionalgreenpeaceindonesiaterkaitisudeforestasihutanindonesiaolehwilmarinternational
AT wawanbudidarmawan strategijaringanadvokasitransnasionalgreenpeaceindonesiaterkaitisudeforestasihutanindonesiaolehwilmarinternational