PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN

Dewasa ini konsumsi obat setelan menjadi permasalahan swamedikasi yang terjadi di masyarakat. BPOM melarang obat ini digunakan, karena tidak terjamin kualitasnya serta dapat menimbulkan bahaya apabila dikonsumsi karena mengandung beberapa golongan obat keras. Tingginya konsumsi obat setelan menunju...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ziyana Walidah, Andi Hermansyah, I Nyoman Wijaya
Format: Article
Language:English
Published: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin 2024-11-01
Series:JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Subjects:
Online Access:https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/article/view/2162
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1841542589802610688
author Ziyana Walidah
Andi Hermansyah
I Nyoman Wijaya
author_facet Ziyana Walidah
Andi Hermansyah
I Nyoman Wijaya
author_sort Ziyana Walidah
collection DOAJ
description Dewasa ini konsumsi obat setelan menjadi permasalahan swamedikasi yang terjadi di masyarakat. BPOM melarang obat ini digunakan, karena tidak terjamin kualitasnya serta dapat menimbulkan bahaya apabila dikonsumsi karena mengandung beberapa golongan obat keras. Tingginya konsumsi obat setelan menunjukkan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap risiko yang ditimbulkan dari obat setelan. Pengukuran persepsi masyarakat terhadap obat setelan perlu dilakukan salah satunya dengan pengisian kuesioner. Belum terdapat kuesioner yang mengkur persepsi seseorang terhadap obat setelan, sehingga perlu adanya pengembangan instrumen penelitian melalui uji validitas dan reliabilitas kuesioner yang berhubungan dengan pengukuran persepsi atau kepercayaan masyarakat terhadap suatu pengobatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional dan rancangan waktu cross sectional. Penelitian ini melibatkan 30 orang responden yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kuisioner yang dirancang telah memenuhi nilai minimum validitas dan reliabilitas. Dimana hanya terdapat satu butir pertanyaan yang tidak valid. Sedangkan secara umum dihasilkan nilai r hitung > r table. Terkait dengan reliabilitas, seluruh butir soal telah mencapai nilai cronbach’ alpha lebih dari 0.6. Ini menunjukkan bahwa kuisioner tentang persepsi risiko masyarakat terhadap penggunaan obat setelan secara sah  dapat digunakan secara berulang.
format Article
id doaj-art-e2aab6dee4aa4fc2b80549d6d6b7877d
institution Kabale University
issn 2502-647X
2503-1902
language English
publishDate 2024-11-01
publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
record_format Article
series JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
spelling doaj-art-e2aab6dee4aa4fc2b80549d6d6b7877d2025-01-14T03:12:23ZengSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI BanjarmasinJIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina2502-647X2503-19022024-11-019210.36387/jiis.v9i2.2162PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELANZiyana Walidah0Andi Hermansyah1I Nyoman Wijaya2Universitas AirlanggaUniversitas AirlanggaUniversitas Airlangga Dewasa ini konsumsi obat setelan menjadi permasalahan swamedikasi yang terjadi di masyarakat. BPOM melarang obat ini digunakan, karena tidak terjamin kualitasnya serta dapat menimbulkan bahaya apabila dikonsumsi karena mengandung beberapa golongan obat keras. Tingginya konsumsi obat setelan menunjukkan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap risiko yang ditimbulkan dari obat setelan. Pengukuran persepsi masyarakat terhadap obat setelan perlu dilakukan salah satunya dengan pengisian kuesioner. Belum terdapat kuesioner yang mengkur persepsi seseorang terhadap obat setelan, sehingga perlu adanya pengembangan instrumen penelitian melalui uji validitas dan reliabilitas kuesioner yang berhubungan dengan pengukuran persepsi atau kepercayaan masyarakat terhadap suatu pengobatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional dan rancangan waktu cross sectional. Penelitian ini melibatkan 30 orang responden yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kuisioner yang dirancang telah memenuhi nilai minimum validitas dan reliabilitas. Dimana hanya terdapat satu butir pertanyaan yang tidak valid. Sedangkan secara umum dihasilkan nilai r hitung > r table. Terkait dengan reliabilitas, seluruh butir soal telah mencapai nilai cronbach’ alpha lebih dari 0.6. Ini menunjukkan bahwa kuisioner tentang persepsi risiko masyarakat terhadap penggunaan obat setelan secara sah  dapat digunakan secara berulang. https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/article/view/2162uji validitas, persepsi, obat setelan, obat palsu obat substandart
spellingShingle Ziyana Walidah
Andi Hermansyah
I Nyoman Wijaya
PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN
JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
uji validitas,
persepsi,
obat setelan,
obat palsu
obat substandart
title PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN
title_full PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN
title_fullStr PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN
title_full_unstemmed PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN
title_short PENGEMBANGAN DAN VALIDASI KUESIONER BELIEF ABOUT MEDICINE (BMQ) UNTUK MENGUKUR PERSEPSI RISIKO MASYARAKAT TERHADAP OBAT SETELAN
title_sort pengembangan dan validasi kuesioner belief about medicine bmq untuk mengukur persepsi risiko masyarakat terhadap obat setelan
topic uji validitas,
persepsi,
obat setelan,
obat palsu
obat substandart
url https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/article/view/2162
work_keys_str_mv AT ziyanawalidah pengembangandanvalidasikuesionerbeliefaboutmedicinebmquntukmengukurpersepsirisikomasyarakatterhadapobatsetelan
AT andihermansyah pengembangandanvalidasikuesionerbeliefaboutmedicinebmquntukmengukurpersepsirisikomasyarakatterhadapobatsetelan
AT inyomanwijaya pengembangandanvalidasikuesionerbeliefaboutmedicinebmquntukmengukurpersepsirisikomasyarakatterhadapobatsetelan