Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam

Penelitian ini bertujuan menganalisis padangan teritorialitas Abu Hanifah dan non-teritorialitas Imam Syafi’i. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analitis hukum Islam. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa asas teritorialitas Imam Abu Hanifah menegaskan bahwa...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Wahyudin Darmalaksana
Format: Article
Language:English
Published: UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2023-04-01
Series:Jurnal Perspektif
Subjects:
Online Access:http://www.perspektif.uinsgd.ac.id/index.php/JP/article/view/219
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1841546084474683392
author Wahyudin Darmalaksana
author_facet Wahyudin Darmalaksana
author_sort Wahyudin Darmalaksana
collection DOAJ
description Penelitian ini bertujuan menganalisis padangan teritorialitas Abu Hanifah dan non-teritorialitas Imam Syafi’i. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analitis hukum Islam. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa asas teritorialitas Imam Abu Hanifah menegaskan bahwa seorang muslim pasti terikat untuk melaksanakan hukum Islam sepanjang orang tersebut berada di wilayah hukum di tempat syariat diberlakukan, sedangkan teori non-teritorialitas Imam al-Syafi’i menuturkan bahwa seorang muslim pasti selamanya terus terikat untuk pelaksanaan syariat di mana pun orang tersebut berada, baik pada wilayah hukum di mana syariat diberlakukan maupun pada wilayah hukum di mana syariat tidak diberlakukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan pendapat antara Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i terkait hubungan internasional dalam bidang hukum Islam terletak pada asas di mana pendiri mazhab Hanafi menekankan asas teritorialitas dan pelopor mazhab Syafi’i menegaskan asas internationalitas. TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
format Article
id doaj-art-bfd98f7f4cf04f098b9402cce10ea005
institution Kabale University
issn 2549-7111
2549-712X
language English
publishDate 2023-04-01
publisher UIN Sunan Gunung Djati Bandung
record_format Article
series Jurnal Perspektif
spelling doaj-art-bfd98f7f4cf04f098b9402cce10ea0052025-01-11T03:02:06ZengUIN Sunan Gunung Djati BandungJurnal Perspektif2549-71112549-712X2023-04-01711810.15575/jp.v7i1.21996Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum IslamWahyudin Darmalaksana0UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Scopus ID: 57200216635Penelitian ini bertujuan menganalisis padangan teritorialitas Abu Hanifah dan non-teritorialitas Imam Syafi’i. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analitis hukum Islam. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa asas teritorialitas Imam Abu Hanifah menegaskan bahwa seorang muslim pasti terikat untuk melaksanakan hukum Islam sepanjang orang tersebut berada di wilayah hukum di tempat syariat diberlakukan, sedangkan teori non-teritorialitas Imam al-Syafi’i menuturkan bahwa seorang muslim pasti selamanya terus terikat untuk pelaksanaan syariat di mana pun orang tersebut berada, baik pada wilayah hukum di mana syariat diberlakukan maupun pada wilayah hukum di mana syariat tidak diberlakukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan pendapat antara Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i terkait hubungan internasional dalam bidang hukum Islam terletak pada asas di mana pendiri mazhab Hanafi menekankan asas teritorialitas dan pelopor mazhab Syafi’i menegaskan asas internationalitas. TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//http://www.perspektif.uinsgd.ac.id/index.php/JP/article/view/219internasionalitasnasionalitassyariatuniversalitas
spellingShingle Wahyudin Darmalaksana
Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam
Jurnal Perspektif
internasionalitas
nasionalitas
syariat
universalitas
title Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam
title_full Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam
title_fullStr Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam
title_full_unstemmed Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam
title_short Analisis Perbandingan Asas Teritorialitas dan Asas Non-Teritorialitas dalam Pemikiran Hukum Islam
title_sort analisis perbandingan asas teritorialitas dan asas non teritorialitas dalam pemikiran hukum islam
topic internasionalitas
nasionalitas
syariat
universalitas
url http://www.perspektif.uinsgd.ac.id/index.php/JP/article/view/219
work_keys_str_mv AT wahyudindarmalaksana analisisperbandinganasasteritorialitasdanasasnonteritorialitasdalampemikiranhukumislam