Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Model Collaborative Learning melalui Jump Rope Game terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Sosial Emosional Amak Usia lima sampai enam tahun. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan kurangnya perkembangan yang signifikan terutama dalam kegiat...
Saved in:
Main Authors: | , , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | English |
Published: |
Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
2024-07-01
|
Series: | Aulad |
Online Access: | https://aulad.org/aulad/article/view/722 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
_version_ | 1841554339818110976 |
---|---|
author | Siti Amini Rachma Hasibuan Bachtiar Sjaiful Bachri |
author_facet | Siti Amini Rachma Hasibuan Bachtiar Sjaiful Bachri |
author_sort | Siti Amini |
collection | DOAJ |
description | Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Model Collaborative Learning melalui Jump Rope Game terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Sosial Emosional Amak Usia lima sampai enam tahun. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan kurangnya perkembangan yang signifikan terutama dalam kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Dalam kegiatan menggerakkan tangan secara terkoordinasi belum terbiasa dilaksanakan. Maka dari itu peneliti menggunakan permainan collaborative di dapat membantu meningkatkan perkembangan sosial emosional anak-anak usia dini, sehingga dapat tumbuh menjadi endividu yang mandiri, percaya diri, dan mampu berinterksi dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif, yang dilaksanakan melalui metode eksperimen untuk mengetahui variabel bebas (treatment/perlakukan) terhadap variabel terikat (hasil) dalam kondisi terkendali. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Metode collaborative learning melalui jump rope game secara signifikan berpengaruh terhadap motorik kasar dan sosial emosional terhadap anak usia lima sampai enam tahun, dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh pada subjek penelitian di atas. Terdapat perbedaan antara kelompok yang diberi jump rope game dan kelompok dengan metode belajar konvensional. Anak dengan metode collaborative learning lebih memiliki keunggulan daripada anak dengan metode belajar konvensional |
format | Article |
id | doaj-art-8e7b86e66d20432b8720247c47abb43f |
institution | Kabale University |
issn | 2655-4798 2655-433X |
language | English |
publishDate | 2024-07-01 |
publisher | Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia |
record_format | Article |
series | Aulad |
spelling | doaj-art-8e7b86e66d20432b8720247c47abb43f2025-01-08T15:07:55ZengPerkumpulan Pengelola Jurnal PAUD IndonesiaAulad2655-47982655-433X2024-07-017248849510.31004/aulad.v7i2.722783Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional AnakSiti Amini0Rachma Hasibuan1Bachtiar Sjaiful Bachri2Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri SurabayaPendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri SurabayaPendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri SurabayaPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Model Collaborative Learning melalui Jump Rope Game terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Sosial Emosional Amak Usia lima sampai enam tahun. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan kurangnya perkembangan yang signifikan terutama dalam kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Dalam kegiatan menggerakkan tangan secara terkoordinasi belum terbiasa dilaksanakan. Maka dari itu peneliti menggunakan permainan collaborative di dapat membantu meningkatkan perkembangan sosial emosional anak-anak usia dini, sehingga dapat tumbuh menjadi endividu yang mandiri, percaya diri, dan mampu berinterksi dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif, yang dilaksanakan melalui metode eksperimen untuk mengetahui variabel bebas (treatment/perlakukan) terhadap variabel terikat (hasil) dalam kondisi terkendali. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Metode collaborative learning melalui jump rope game secara signifikan berpengaruh terhadap motorik kasar dan sosial emosional terhadap anak usia lima sampai enam tahun, dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh pada subjek penelitian di atas. Terdapat perbedaan antara kelompok yang diberi jump rope game dan kelompok dengan metode belajar konvensional. Anak dengan metode collaborative learning lebih memiliki keunggulan daripada anak dengan metode belajar konvensionalhttps://aulad.org/aulad/article/view/722 |
spellingShingle | Siti Amini Rachma Hasibuan Bachtiar Sjaiful Bachri Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak Aulad |
title | Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak |
title_full | Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak |
title_fullStr | Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak |
title_full_unstemmed | Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak |
title_short | Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak |
title_sort | collaborative learning melalui jump rope game pada kemampuan motorik sosial emosional anak |
url | https://aulad.org/aulad/article/view/722 |
work_keys_str_mv | AT sitiamini collaborativelearningmelaluijumpropegamepadakemampuanmotoriksosialemosionalanak AT rachmahasibuan collaborativelearningmelaluijumpropegamepadakemampuanmotoriksosialemosionalanak AT bachtiarsjaifulbachri collaborativelearningmelaluijumpropegamepadakemampuanmotoriksosialemosionalanak |