Pengaruh heating therapy terhadap profil darah tikus putih (Rattus norvegicus)
Penurunan jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin merupakan salah satu dampak komplikasi dari penyakit diabetes mellitus (DM). Salah satu pengobatan pasien DM adalah menggunakan Heating Therapy (HT). Heating Therapy merupakan pengobatan berupa paparan panas yang dapat menyebabkan peningkatan ekspresi...
Saved in:
Main Authors: | , , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | English |
Published: |
Universitas Udayana
2025-01-01
|
Series: | Jurnal Biologi Udayana |
Online Access: | https://ojs.unud.ac.id/index.php/bio/article/view/117594 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Penurunan jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin merupakan salah satu dampak komplikasi dari penyakit diabetes mellitus (DM). Salah satu pengobatan pasien DM adalah menggunakan Heating Therapy (HT). Heating Therapy merupakan pengobatan berupa paparan panas yang dapat menyebabkan peningkatan ekspresi heat shock protein (HSP), memperbaiki metabolisme glukosa, sensitivitas insulin dan memperbaiki pensinyalan insulin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh heating therapy terhadap profil darah tikus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang memiliki lima perlakuan dan enam ulangan. Tikus tanpa perlakuan (K-), tikus diabetes (K+), tikus diberi HT bersuhu 37°C durasi 10 menit (P1), HT bersuhu 37°C durasi 20 menit (P2) dan HT bersuhu 37°C durasi 30 menit (P3). Heating Therapy diberikan setiap hari selama 3 minggu. Uji one-way ANOVA digunakan untuk menganalisis data penelitian. Jika ada perbedaan signifikan (P <0,05), maka dilanjutkan dengan uji post-hoc Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol dan kelompok tikus perlakuan yang diberi HT memiliki perbedaan signifikan (P <0,05). Pemberian HT dengan suhu 37°C durasi 10 menit efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan memperbaiki jumlah sel trombosit tikus diabetes. |
---|---|
ISSN: | 1410-5292 |