ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF

Abstrak_ Suku Gayo memiliki keunikan ada pada bahasa, pakaian, ornamen, kuliner, dan karya arsitekturnya yang kegiatan sosial masyarakatnya mencirikan keunikan tersendiri. Salah satu bentuk keunikan tersebut terdapat pada rumah tradisional masyarakat Gayo yang disebut Umah Gayo atau Rumah Gayo. Tul...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Muhammad Ferah Yosantia, Cut Dewi, Safwan
Format: Article
Language:English
Published: Departement of Architecture Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 2023-12-01
Series:Nature: National Academic Journal of Architecture
Subjects:
Online Access:https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nucturenature/article/view/27956
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1841564873242181632
author Muhammad Ferah Yosantia
Cut Dewi
Safwan
author_facet Muhammad Ferah Yosantia
Cut Dewi
Safwan
author_sort Muhammad Ferah Yosantia
collection DOAJ
description Abstrak_ Suku Gayo memiliki keunikan ada pada bahasa, pakaian, ornamen, kuliner, dan karya arsitekturnya yang kegiatan sosial masyarakatnya mencirikan keunikan tersendiri. Salah satu bentuk keunikan tersebut terdapat pada rumah tradisional masyarakat Gayo yang disebut Umah Gayo atau Rumah Gayo. Tulisan ini bertujuan untuk melihat adaptasi rumah tradisional Gayo terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan literatur dan disandingkan dengan memori kolektif masyarakatnya yang selama ini belum banyak tergali secara ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran tentang adaptasi rumah tradisional Gayo terhadap lingkungannya. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan observasi lansung bangunan rumah gayo yang masih tersisa. Selain itu, dilakukan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tradisional Gayo merupakan bangunan yang terbentuk dari hasil adaptasi dengan lingkungannya sehingga bentuk, denah, material, dan mengikuti kondisi bentangan alam tanah gayo yang merupakan perbukitan. Kata kunci : Rumah Tradisional Gayo; Memori Kolektif ; Arsitektur Gayo   Abstract_ The Gayo tribe is distinct in its language, clothes, ornamentation, culinary, and architectural works, all of which reflect the group's unique activities. The traditional Gayo communal house, known as Umah Gayo or Gayo House, is one example of originality. This paper aims to compare the adaptation of the Gayo traditional house to the surrounding environment based on literature with the community's collective memory, which has not been scientifically investigated. This study employs a qualitative technique with a descriptive approach to understand the Gayo traditional house's adaptability to its surroundings. Data was gathered through a literature review and direct observation of the remaining Gayo home structures. In addition, in-depth interviews with essential informants were undertaken. The findings reveal that the Gayo traditional house is a structure created by adapting to its surroundings, with the design, floor layout, and materials reflecting the rugged terrain of the Gayo area. Keywords :  Gayo Traditional House; Collective Memory; Gayo Architecture
format Article
id doaj-art-37f86432b87347b39dabb411b8cfa079
institution Kabale University
issn 2302-6073
2579-4809
language English
publishDate 2023-12-01
publisher Departement of Architecture Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
record_format Article
series Nature: National Academic Journal of Architecture
spelling doaj-art-37f86432b87347b39dabb411b8cfa0792025-01-02T22:14:00ZengDepartement of Architecture Universitas Islam Negeri Alauddin MakassarNature: National Academic Journal of Architecture2302-60732579-48092023-12-0110210.24252/nature.v10i2a9ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF Muhammad Ferah Yosantia0Cut Dewi1Safwan2Arsitektur, Universitas Syiah Kuala Arsitektur, Universitas Syiah Kuala Arsitektur, Universitas Syiah Kuala Abstrak_ Suku Gayo memiliki keunikan ada pada bahasa, pakaian, ornamen, kuliner, dan karya arsitekturnya yang kegiatan sosial masyarakatnya mencirikan keunikan tersendiri. Salah satu bentuk keunikan tersebut terdapat pada rumah tradisional masyarakat Gayo yang disebut Umah Gayo atau Rumah Gayo. Tulisan ini bertujuan untuk melihat adaptasi rumah tradisional Gayo terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan literatur dan disandingkan dengan memori kolektif masyarakatnya yang selama ini belum banyak tergali secara ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran tentang adaptasi rumah tradisional Gayo terhadap lingkungannya. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan observasi lansung bangunan rumah gayo yang masih tersisa. Selain itu, dilakukan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tradisional Gayo merupakan bangunan yang terbentuk dari hasil adaptasi dengan lingkungannya sehingga bentuk, denah, material, dan mengikuti kondisi bentangan alam tanah gayo yang merupakan perbukitan. Kata kunci : Rumah Tradisional Gayo; Memori Kolektif ; Arsitektur Gayo   Abstract_ The Gayo tribe is distinct in its language, clothes, ornamentation, culinary, and architectural works, all of which reflect the group's unique activities. The traditional Gayo communal house, known as Umah Gayo or Gayo House, is one example of originality. This paper aims to compare the adaptation of the Gayo traditional house to the surrounding environment based on literature with the community's collective memory, which has not been scientifically investigated. This study employs a qualitative technique with a descriptive approach to understand the Gayo traditional house's adaptability to its surroundings. Data was gathered through a literature review and direct observation of the remaining Gayo home structures. In addition, in-depth interviews with essential informants were undertaken. The findings reveal that the Gayo traditional house is a structure created by adapting to its surroundings, with the design, floor layout, and materials reflecting the rugged terrain of the Gayo area. Keywords :  Gayo Traditional House; Collective Memory; Gayo Architecture https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nucturenature/article/view/27956Rumah Tradisional GayoMemori KolektifArsitektur Gayo
spellingShingle Muhammad Ferah Yosantia
Cut Dewi
Safwan
ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF
Nature: National Academic Journal of Architecture
Rumah Tradisional Gayo
Memori Kolektif
Arsitektur Gayo
title ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF
title_full ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF
title_fullStr ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF
title_full_unstemmed ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF
title_short ADAPTASI ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH GAYO BERDASARKAN MEMORI KOLEKTIF
title_sort adaptasi arsitektur tradisional rumah gayo berdasarkan memori kolektif
topic Rumah Tradisional Gayo
Memori Kolektif
Arsitektur Gayo
url https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nucturenature/article/view/27956
work_keys_str_mv AT muhammadferahyosantia adaptasiarsitekturtradisionalrumahgayoberdasarkanmemorikolektif
AT cutdewi adaptasiarsitekturtradisionalrumahgayoberdasarkanmemorikolektif
AT safwan adaptasiarsitekturtradisionalrumahgayoberdasarkanmemorikolektif