DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR

Abstrak_ Jumlah lansia di kota Makassar baik yang tergolong terlantar dan hampir terlantar berdasarkan data pemerintah setempat saat ini semakin meningkat. Untuk itu diperlukan perhatian dan penanganan yang serius dari berbagai pihak. Salah satu kebutuhan utama lansia adalah sarana tempat bernaung...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Burhanuddin Burhanuddin, Ratriana Said, Wahdaniar Wahdaniar
Format: Article
Language:English
Published: Departement of Architecture Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 2018-01-01
Series:Nature: National Academic Journal of Architecture
Online Access:https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nucturenature/article/view/6290
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1841564858166804480
author Burhanuddin Burhanuddin
Ratriana Said
Wahdaniar Wahdaniar
author_facet Burhanuddin Burhanuddin
Ratriana Said
Wahdaniar Wahdaniar
author_sort Burhanuddin Burhanuddin
collection DOAJ
description Abstrak_ Jumlah lansia di kota Makassar baik yang tergolong terlantar dan hampir terlantar berdasarkan data pemerintah setempat saat ini semakin meningkat. Untuk itu diperlukan perhatian dan penanganan yang serius dari berbagai pihak. Salah satu kebutuhan utama lansia adalah sarana tempat bernaung yakni panti sosial tresna werdha.  Permasalahan yang umum pada lansia di daerah perkotaan adalah kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, serta tidak adanya sanak saudara yang mendampingi dan memberikan bantuan perekonomian.  Tujuan dari desain panti werdha ini ialah sebagai salah satu bentuk solusi untuk menjawab kebutuhan para manusia usia lanjut, yakni selain sebagai tempat hunian, juga mewadahi beberapa fasilitas yang sangat dibutuhkan seperti fasilitas kesehatan yang dapat memantau kesehatan mental dan fisik para lanjut usia mengingat mereka mengalami kemunduran dalam kesehatan juga fasilitas sosial lainnya. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah deskriptif kualitatif yang selanjutnya dilakukan eksplorasi dalam bentuk desain grafis sehingga didapatkan visualisasi sebuah panti sosial yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan dan perilaku penghuninya.   Kata kunci : Panti Sosial; Tresna Werdha; Lanjut Usia     Abstract­_ The number of elderly in the city of Makassar is currently increasing, neither of which belongs to the displaced and almost abandoned. For it, is necessary required serious attention and handling of various parties as a means needs of places  workhouses. A common problem in the elderly in urban areas was poverty, abandoned, disability, as well as the absence of relatives who accompany and help the economy. The purpose of The  Werdha Parlors is to accommodate the elderly man with providing some of the facilities needed. In addition to residential facilities, also provided other support facilities such as health facilities that monitor the mental and physical health of the elderly considering their decline in health. The methods used in this research: with a descriptive qualitative. From these results then conducted exploration in the form of graphic design so obtained the design of a social parlors are comfortable and appropriate to the needs of its inhabitants.   Keywords : Social Homes; Tresna Werdha; Elderly
format Article
id doaj-art-172e61da41f74100b6a1d73b8db77f85
institution Kabale University
issn 2302-6073
2579-4809
language English
publishDate 2018-01-01
publisher Departement of Architecture Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
record_format Article
series Nature: National Academic Journal of Architecture
spelling doaj-art-172e61da41f74100b6a1d73b8db77f852025-01-02T22:14:00ZengDepartement of Architecture Universitas Islam Negeri Alauddin MakassarNature: National Academic Journal of Architecture2302-60732579-48092018-01-015210.24252/nature.v5i2a45126DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSARBurhanuddin Burhanuddin0Ratriana Said1Wahdaniar Wahdaniar2Arsitektur Universitas islma Negeri Alauddin MakassarArsitektur Universitas islma Negeri Alauddin MakassarArsitektur Universitas islma Negeri Alauddin Makassar Abstrak_ Jumlah lansia di kota Makassar baik yang tergolong terlantar dan hampir terlantar berdasarkan data pemerintah setempat saat ini semakin meningkat. Untuk itu diperlukan perhatian dan penanganan yang serius dari berbagai pihak. Salah satu kebutuhan utama lansia adalah sarana tempat bernaung yakni panti sosial tresna werdha.  Permasalahan yang umum pada lansia di daerah perkotaan adalah kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, serta tidak adanya sanak saudara yang mendampingi dan memberikan bantuan perekonomian.  Tujuan dari desain panti werdha ini ialah sebagai salah satu bentuk solusi untuk menjawab kebutuhan para manusia usia lanjut, yakni selain sebagai tempat hunian, juga mewadahi beberapa fasilitas yang sangat dibutuhkan seperti fasilitas kesehatan yang dapat memantau kesehatan mental dan fisik para lanjut usia mengingat mereka mengalami kemunduran dalam kesehatan juga fasilitas sosial lainnya. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah deskriptif kualitatif yang selanjutnya dilakukan eksplorasi dalam bentuk desain grafis sehingga didapatkan visualisasi sebuah panti sosial yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan dan perilaku penghuninya.   Kata kunci : Panti Sosial; Tresna Werdha; Lanjut Usia     Abstract­_ The number of elderly in the city of Makassar is currently increasing, neither of which belongs to the displaced and almost abandoned. For it, is necessary required serious attention and handling of various parties as a means needs of places  workhouses. A common problem in the elderly in urban areas was poverty, abandoned, disability, as well as the absence of relatives who accompany and help the economy. The purpose of The  Werdha Parlors is to accommodate the elderly man with providing some of the facilities needed. In addition to residential facilities, also provided other support facilities such as health facilities that monitor the mental and physical health of the elderly considering their decline in health. The methods used in this research: with a descriptive qualitative. From these results then conducted exploration in the form of graphic design so obtained the design of a social parlors are comfortable and appropriate to the needs of its inhabitants.   Keywords : Social Homes; Tresna Werdha; Elderly https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nucturenature/article/view/6290
spellingShingle Burhanuddin Burhanuddin
Ratriana Said
Wahdaniar Wahdaniar
DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR
Nature: National Academic Journal of Architecture
title DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR
title_full DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR
title_fullStr DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR
title_full_unstemmed DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR
title_short DESAIN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DI MAKASSAR
title_sort desain panti sosial tresna werdha di makassar
url https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nucturenature/article/view/6290
work_keys_str_mv AT burhanuddinburhanuddin desainpantisosialtresnawerdhadimakassar
AT ratrianasaid desainpantisosialtresnawerdhadimakassar
AT wahdaniarwahdaniar desainpantisosialtresnawerdhadimakassar